Stealing the Netwrok, How to Own the Box

26 09 2006

Tadi malam, ketika saya membaca ezine echo, pada bagian “Books n Authors” saya melihat salah satu buku favoritnya adalah “How to Own the Box”. Sejenak saya mengingat-ingat, sepertinya saya pernah lihat buku ini. Akhirnya dengan memanfaatkan Copernix Desktop Search, saya mencari ebook tersebut dikomputer saya dengan kata kunci “How to Own the Box”. Setelah beberapa saat mencari, sepertinya tidak lebih dari 5 detik (Thx to Copernic DS), akhirnya saya menemukan ebook tersebut. Ebook tersebut saya peroleh dari kumpulan koleksi ebook yang ada di kampus (terlepas dari legal atau tidak, tapi atas nama ilmu pengetahuan, saya kira kita dapat memaklumi, mengingat kalau beli yang orginal itu pasti sangat mahal bagi pengangguran seperti saya).

Setelah sholat Tarawih, akhirnya saya baca juga buku itu, setelah sebelumnya hanya suka mengoleksi ebook dan entah kapan akan dibaca. Bagian pertama yang saya baca yaitu bagian “Contributor”. Disitu banyak sekali nama yang tidak saya kenal, namun sepertinya mereka adalah para ahli dibidang Keamanan Jaringan. Dan setelah membaca beberapa bagian bukunya, saya dapat menyimpulkan bahwa mereka tak lain adalah Hacker yang menceritakan pengalamannya melakukan aksi Hacking. Bahkan ada salah seorang penulis, Paul Craig, yang berusia 22 tahun. Usia yang sama dengan saya, namun memiliki keahlian yang sangat jauh berbeda dengan saya😀.

Selanjutnya pada bagian “Content” dipaparkan cerita singkat untuk masing-masing “Chapter” (Bab). Buku itu terdiri dari 10 Chapter dan Appendix. Dalam kata pembuka (Foreword), Jeff Moss -pendiri Black Hat, Inc. , mengatakan bahwa :

Stealing the Network: How to Own the Box is a unique book in the fiction department. It combines stories that are fictional with technology that is real.While none of these specific events have happened, there is no reason why they could not.You could argue it provides a roadmap for criminal hackers, but I say it does something else: It provides a glimpse into the creative minds of some of today’s best hackers, and even the best hackers will tell you that the game is a mental one

Buku ini menjelaskan kisah fiksi dengan teknologi nyata tentang proses hacking dari beberapa hacker dan pandangan mengenai pemikiran kreatif seorang hacker. Dan memang benar, ketika saya membacanya, buku ini terkesan seperti sebuah buku cerita mengenai pandangan maupun aksi Hacker dalam ‘melaksanakan’ aksinya dan ‘menaklukkan’ sebuah Sistem/Jaringan. Berbeda dengan buku-buku tentang Hacking yang pernah saya baca yang biasanya hanya bersifat teknis, buku ini seperti sebuah novel fiksi dengan penjelasan ilmiah mengenai teknik Hacking. Walaupun tidak disebutkan secara detail cara yang digunakan, namun dalam setiap kisahnya biasanya disebutkan konsep hackingnya secara umum (menggunakan eksploit, SQL Injection, atau social engineering, dsb) serta tools apa saja yang digunakan. Selain itu, biasanya disebutkan latar belakang melakukan aksi Hacking-nya, seperti ada yang kecewa terhadap pelayanan atau bahkan ada yang sampai menjual Database Kartu Kredit untuk dijual😀.
Buku ini sangat layak dan dianjurkan bagi orang yang tertarik dibidang Keamanan Jaringan, maupun orang-orang yang ingin menjadi Hacker atau mengetahui cara berpikir seorang Hacker. Walaupun saat ini saya bukan seorang Hacker dan masih dari jauh untuk menjadi Hacker (bukan cracker loh!), namun buku ini dapat membangkitkan semangat untuk terus belajar, belajar dan belajar!. Saya pribadi agak iri melihat Hacker di buku ini atau bahkan di Indonesia yang memiliki kemampuan yang sangat baik dalam bidang Keamanan Jaringan. Bukankah kata Nabi Muhammad SAW, salah satu iri yang diperolehkan adalah iri dalam bidang ilmu pengetahuan. Dalam usia yang 22 tahun ini, kemampuan saya hanya segitu-gitu aja. Sangat jauh berbeda dengan Paul Craig yang dalam 22 tahun sudah memiliki ilmu yang cukup ahli dibidang keamanan jaringan.

Salah satu hal yang membuat bangga dengan hacker adalah kerja keras dan tak pernah mengenal kata menyerah, seperti yang disampaikan oleh Jeff Moss :

In the real world, hackers go after the “low-hanging fruit.”They take the least risk and go for the greatest reward.They often act alone or in small groups. They don’t have government funding or belong to world criminal organizations. What they do have is spare time and a lot of curiosity, and believe me, hacking takes a lot of time. Some of the best hackers spend months working on one exploit. At the end of all that work, the exploit may turn out to not be reliable or to not function at all! Breaking into a site is the same way. Hackers may spend weeks performing reconnaissance on a site, only to find out there is no practical way in, so it’s back to the drawing board.

Hacking membutuhkan keingintahuan, keahlian serta kesabaran, bahkan dalam buku ini ada yang sampai meneliti selama 2 tahun, untuk dapat ‘menyusup’ ke System seseorang.

Setelah membaca buku ini, saya jadi semangat lagi untuk belajar, belajar dan ngoprek. Mengingat sejak 2 tahun yang lalu, niat awal untuk belajar dan ngoprek di Divkom mandek dan beralih menjadi Gamer DotA karena teman-teman di divkom banyak yang bermain game itu. Mudah-mudahan keterbatasan akses internet tidak menjadi halangan untuk belajar dan mengoprek lagi (Duh, kapan dapet kerja ya… bisa tekor nih kalo pake telkomn(y)et terus…😦 )
Yosh!! Ganbari masu!!


Actions

Information

6 responses

1 10 2006
nico

haha..sama dir!koq gw jg ngrasa kosong,ga bisa apa2 gini ya????apa yg gw dapet dari ITB???????hanya lambang gajah:-(

keingintahuan besar,keahlian minim,kesabaran pas-pasan,yg ga ada: sparetime:-((

6 12 2006
sahadat

please give me the information about ur sofwares

18 01 2007
fadly

Dir Tolong lo kumpulin artikel2 yang udah gw buat di BLOG
ntar bikin zine aja kita, gw sibuk banget soalnya
OK keep the research

31 03 2007
fl3xu5

upss gw juga suka tuh tutorial echo dan buku itu tuh yang diatas..;)
salam kenal ya…
mampir om ke blogku
http://fl3xu5.wordpress.com/

12 09 2007
ahmad

bos, gimana caranya saya ngedapetin buku the stealing the network, how to own the box. klo bos punya tolong minta dong !

16 12 2010
rahmat darmawan

ajarin dongg…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: