Kafe La Galigo

5 05 2008

Makassar merupakan salah satu kota di Kawasan Indonesia Timur yang memiliki banyak tempat tujuan wisata kuliner. Sebut saja macam2 coto, mulai dari coto makassar, coto maros, coto bersaudara, coto paraikatte sampai coto matte kudasai (??). Belum lagi makanan berupa ikan yang biasa disebut ulujuku (ulu = kepala, juku=ikan). Ada ulujuku palumara yang sangat gurih, nikmat dan mantab. Trus gulai ulujuku (yg ini belum nyobain, jadi blm bisa kasih komentar). Lalu ada beberapa lagi makanan terkenal disini seperti palubasa, kapurung, konro bakar, dan yang belum saya kenal lainnya.

Belum lagi makanan kecil buat nyemil sambil ngupil.. ada es pisang ijo, pisang epe, pisang ambon, pisang susu.. loh, ko pisang semua ya??

Sabtu kemaren, atas rekomendasi teman yang juga direkomendasikan oleh temannya yang entah direkomendasikan siapa, saya mencoba mencicipi mie yang katanya cukup terkenal disini. Nama tempatnya Kafe La Galigo. La Galigo sebenarnya adalah epik kepahlawanan dalam kebudayaan Bugis, namun dijadikan nama sebuah Kafe di Makassar.  Kafe La Galigo ini terletak di Jalan Arif Rate.

Yang paling terkenal dari kafe La Galigo adalah mie La Galigo. Mie ini sebenarnya mirip dengan mie ayam, tapi mie yang disajikan berbeda dengan mie ayam biasa. Mie nya agak besar, dan lurus mirip seperti spageti. Selain mie yang lumayan enak, mie La Galigo ini juga ditambah dengan udang gurih yang sudah dibuang kulit dan kakinya, cumi yang sudah dipotong-potong, jamur, dan ayam. Mie ini disajikan dengan kuah terpisah, mirip seperti mie Yamin. Kuah mie ini sangat gurih, namun masih perlu sedikit racikan sambal,  lada, kecap asin, kecap manis biar tambah lezat (tergantung selera masing-masing).

Dengan komposisi yang lengkap dan nikmat antara mie dengan udang, cumi, ayam, jamur, daun sawi dan bawang gorengnya, tak heran kafe ini cukup rama dikunjungi pelanggan.

Setelah makan mie La Galigo, tak lengkap rasanya jika tidak ditutup dengan minum es. Karena sudah makan mie La Galigo di kafe La Galigo, sekalian saja saya beli es La Galigo juga.

Es ini terdiri mirip seperti es serut dengan komposisi yang lebih kaya rasa. Bagian paling atas dari es La Galigo ini ada ice crem dan taburan buah-buahan, ada apricot, apel yang sudah dipotong-potong kecil, kulang-kaling dan kelapa muda. Es ini disajikan dengan es serut ditambah dengan sirup merah (ga tau nih sirup apa). Slurrpp… nikmat bener makan es La Galigo ini deh, apalagi di Makassar ini kotanya panas banget.

Makanan selanjutnya adalah the legendary Es Pisang Ijo. Es pisang ijo ini juga disuguhkan menggunakan es serut. Lalu ada semacam bubur sumsum putih ditambah dengan pisang yang dibungkus dengan lapisan berwarna hijau. Lapisan ini sepertinya terbuat dari tepung. Es Pisang Ijo ini cukup nikmat, tapi sebaiknya tidak terlalu banyak makannya, karena nanti bisa eneg.

Secara keseluruhan kafe La Galigo merupakan tempat yang sangat nyaman untuk mencicipi hidangan khas La Galigo: Mie La Galigo dan Es La Galigo. Meskipun agak mahal bagi pegawai baru seperti saya, tapi dengan suasana yang nyaman dan kondusif, kafe La Galigo merupakan tempat yang sangat saya rekomendasikan bagi mereka yang sedang berada di Makassar. Namun jangan lupa untuk mencicipi makanan lain yang juga tak kalah nikmat yang banyak terdapat di Makassar.